Screening for Plagiarism policy

Kami berkomitmen untuk menjaga integritas akademik dan kualitas publikasi ilmiah dengan menerapkan kebijakan pemeriksaan plagiarisme terhadap seluruh naskah yang dikirimkan. Setiap naskah akan melalui proses pemeriksaan kesamaan (similarity check) sebelum memasuki tahap peer review.

Pemeriksaan dilakukan menggunakan perangkat lunak pendeteksi kemiripan yang diakui secara akademik, seperti Turnitin, iThenticate, atau aplikasi serupa. Hasil pemeriksaan digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam proses evaluasi editorial dan tidak menjadi satu-satunya dasar dalam pengambilan keputusan.

Ketentuan Pemeriksaan

  • Seluruh naskah wajib merupakan karya ilmiah asli dan belum pernah dipublikasikan maupun sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain.
  • Penulis bertanggung jawab atas keaslian isi naskah serta seluruh sumber yang dikutip.
  • Semua kutipan, parafrasa, tabel, gambar, maupun data yang berasal dari karya orang lain harus disertai sitasi dan referensi yang sesuai.
  • Pemeriksaan dilakukan terhadap keseluruhan isi naskah, termasuk abstrak, isi artikel, tabel, gambar, dan daftar pustaka apabila diperlukan.

Batas Tingkat Kemiripan

Untuk menjaga kualitas publikasi, jurnal menetapkan ketentuan sebagai berikut:

  • Tingkat kemiripan keseluruhan (Overall Similarity Index) yang direkomendasikan adalah maksimal 20%.
  • Kemiripan dari satu sumber (Single Source Similarity) sebaiknya tidak melebihi 5%, kecuali untuk kutipan yang sah, daftar pustaka, atau frasa teknis yang umum digunakan.

Editor akan mengevaluasi laporan kemiripan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan konteks, sumber kemiripan, dan jenis naskah.

Tindakan Editorial

Apabila ditemukan tingkat kemiripan yang tinggi atau indikasi plagiarisme, Editor dapat mengambil salah satu tindakan berikut:

  • Meminta penulis memperbaiki naskah dan mengurangi tingkat kemiripan.
  • Menunda proses penelaahan hingga perbaikan dilakukan.
  • Menolak naskah apabila ditemukan plagiarisme, duplikasi publikasi, atau pelanggaran etika publikasi.
  • Mengambil tindakan lanjutan sesuai pedoman etika publikasi apabila pelanggaran ditemukan setelah artikel diterbitkan, termasuk penerbitan koreksi atau pencabutan artikel (retraction).

Standar Etika

Jurnal tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran etika publikasi, termasuk:

  • Plagiarisme;
  • Plagiarisme diri (self-plagiarism) yang tidak dapat dibenarkan;
  • Publikasi ganda (duplicate publication);
  • Pengiriman naskah secara bersamaan ke lebih dari satu jurnal (simultaneous submission);
  • Pemalsuan (fabrication) atau manipulasi (falsification) data penelitian.

Seluruh proses pemeriksaan plagiarisme dilaksanakan sesuai dengan pedoman Committee on Publication Ethics (COPE) dan kebijakan etika publikasi jurnal untuk memastikan integritas, orisinalitas, dan kualitas setiap artikel yang diterbitkan.